Macam macam Mikroskop

Berdasarkan sumber cahaya, mikroskop ada dua macam, yaitu Mikroskop Cahaya dan Mikroskop Elektron. Mikroskop cahaya diantaranya Medan Terang, Medan Gelap, Fase Kontras, Mikroskop Inverted dan  Flurescen. Mikroskop yang sering digunakan di sekolah-sekolah menengah untuk praktikum ialah mikroskop medang terang.

Berdasarkan keragamannya juga beraneka ragam, dari yang sederhana, untuk keperluan sekolah menengah, sampai dengan yang cukup canggih untuk keperluan penelitian. Ciri utama dari keragamanannya antara lain dari mikroskop satu okuler (monokuler) dengan tabung tegak dan miring, penggunaan dua okuler (binokuler) atau tiga (trinokuler), kekuatan lensa yang dipakai, sumber sinar (menggunakan lampu yang terpasang), bahkan dapat dipasang kamera (kamera-diam atau video) pada mikroskop trinokuler dan dapat disambung ke TV atau sering dikenal juga dengan mikroskop multimedia/mikroskop digital.

Disebut mikroskop multimedia/mikroskop digital karena fungsi okuler diganti dengan kamera sebagai penangkap gambar dari mikroskop dengan output/hasil bisa berupa JPEG (gambar) atau avi (video/objek bergerak).

Mikroskop Elektron adalah mikroskop yang mampu mengamati objek sampai pembesaran 2 juta kali. Pencahayaan menggunakan elektro statik dan elektromagnetik yang mengongtrol sistem pencahyaan.. Mikroskop elektron lebih banyak menggunakan energi dan radiasi elektromagnetik lebih pendek dari mikroskop cahaya. Mikroskop elektron digunakan antara lain untuk melihat lebih detail dan rinci struktur mikroba.

Berikut berturut turut beberapa contoh mikroskop Cahaya, Mikroskop Multimedia dan mikroskop electron.

Mikroskop cahaya (sumber cahaya matahari)

Mikroskop cahaya (sumber arus listrik)

Mikroskop cahaya (sumber arus listrik)

Mikroskop Multimedia/Mikroskop LBA (Live Blood Analysis)

Mikroskop Elektron (SEM)

 

Mikroskop Elektron (TEM)

Mohon maaf atas ketidaknyamannya gambar gambar diatas saya beri tulisan property karena blog saya yang pertama banyak diambil foto atau materi tanpa memperhatikan unsur unsur flagiarisme. Terima kasih atas pengertiannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *